Friday, July 5, 2013

Ke Pulau Pari Yuk!


Setelah sekian lama ga ada posting di blog ini, akhirnya dapet juga bahan untuk di share setelah menunggu adanya waktu untuk liburan dan pergi ke tempat-tempat asyik. Kali ini tempat yang akan saya bahas adalah Pulau Pari di Kepulauan Seribu Jakarta (hmmm.. pantai lagi pantai lagi) yang punya blog suka pantai sih jadi gimana dong yah hehehe…

Pulau Pari adalah pulau yang berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta, Pantainya berpasir putih dan berair bening kehijauan (yummy banget diliat mata). Pulau ini relatif dekat dengan Pulau Rambut, Lancang, Tidung, dan Pulau Pramuka yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu.  Hmm.. pasti mahal kesana deh yah.. ya gak lah.. murah kalo kamu jalan-jalannya ngajak-ngajak temen-temen kamu yang lain, yah paling merogoh kocek lebih kurang Rp. 300.000/ orang aja koq untuk minimal 10 orang dan sudah termasuk kapal, makan, snorkeling dll deh.. murah kan (ko jadi promosi yah..) ok ok lanjut ke pembahasan utama..

Serupa dengan pulau-pulau lain yang telah lebih awal berkembang sebagai tujuan wisata, seperti Pulau Bidadari, Tidung, Ayer, Kotok, dan Putri, Pulau Pari memiliki potensi alam yang tak kalah indah.
Oleh karena itu, pemerintah daerah dan warga berinisiatif mengembangkannya sebagai tujuan wisata, sejalan dengan peningkatan kunjungan wisata Kepulauan Seribu, beberapa tahun terakhir. 

Beberapa objek yang tak boleh terlewatkan kalo kamu jalan-jalan ke Pulau Pari adalah pertama, Pantai Perawan beuuh..namanya aja perawan pasti banyak yang suka… Pasirnya putih airnya bening sebening paha cherrybelle (apa sih) daaan lumayan banyak banyak pohon bakaunya loh, jadi kamu bisa liat ikan kecil-kecil disana sambil ngobok-ngobok air. Yang Kedua, Dermaga Bukit Matahari disini kamu bisa lihat matahari terbit yeah itu satu hal yang ditunggu-tunggu kalo kamu pergi ke pantai atau pun puncak gunung, yes disinilah kamu bisa lihat warna keemasan sinar matahari pagi, it’s so beautiful than me tapi sayangnya waktu itu mataharinya ketutup awan hmm  kecewa.. padahal dah bela-belain bangun pagi-pagi buta. Yang ketiga, Pantai Kresek, yang berarti "pohon beringin", baru dibuka pada 2011, namun belum dikelola maksimal sebagai objek wisata. Selain pemandangan pantai berpasir putih dan air bening, pengunjung Pulau Pari ditawari paket keliling perkampungan dengan sepeda, menyelam di perairan dangkal (snorkeling), serta menjelajah perairan tepi dengan sampan atau kapal cepat.

Segitu aja dulu kali ya cerita-ceritanya.
Selanjutnya liburan kemana lagi ya...